Pertamina Sulawesi Sabet 8 Penghargaan dalam ISRA 2024

CELEBESMEDIA.ID, Makassar
- PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berhasil memborong 8
penghargaan dalam ajang Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2024 yang
diselenggarakan pada Kamis (27/6) di Grand Mercure Solo Baru.
ISRA adalah ajang diseminasi pengetahuan dan penghargaan
bagi pelaku bisnis berbagai industri atas komitmen, dedikasi, dan inovasinya
dalam melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Pada tema tahun ini "Confronting Climate Change:
Survive to Revive" yang diangkat dalam ISRA award bermakna sebagai
resolusi untuk mitigasi dan atensi terhadap perubahan iklim yang berkelanjutan.
Program Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga Regional
Sulawesi terpilih dan masuk kedalam passing grade nilai awarding ISRA. Sehingga
berhasil mendapatkan award di berbagai kategori.
PT Pertamina Patra Niaga melalui unit bisnisnya yaitu Fuel
Terminal (FT) Parepare meraih dua Platinum Award dengan kategori Economic
Empowerment untuk Program Malika dan kategori CSR Documentation untuk Program
Kampung Energi Berdikari Bacukiki.
Unit bisnis lainya yang memperoleh award adalah Aviation
Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin meraih Platinum Award dengan kategori Economic
Empowerment untuk Program Bioagraria Perhutanan Sosial Cindakko.
Selain itu Integrated Terminal (IT) Makassar meraih Platinum
Award dengan kategori CSR Documentation untuk Program Sekolah Anak Percaya Diri
(SAPD) dan Gold Award dengan kategori Economic Empowerment untuk Program
Kampung Berlian Tamalabba.
Kemudian IT Gorontalo meraih Gold Award dengan kategori
Economic Empowerment untuk Program Kail atau Komunitas Hasil Laut. FT Poso
meraih Gold Award dengan kategori Economic Empowerment untuk Program Moengko
Nursery House. Dan unit bisnis terakhir IT Bitung meraih Silver Award dengan kategori Gender Equality & Social
Inclusion untuk Program Komunitas Tuli Peduli Bitung atau Kaleb.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina
Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan
penghargaan ini merupakan salah satu bukti bahwa PT Pertamina Patra Niaga
Regional Sulawesi selalu berkomitmen dalam menjalankan program CSR sebagai
salah satu solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Hal ini juga
sesuai dengan pemetaan sosial yang telah dilakukan oleh perusahaan dalam
melihat dan memetakan masalah-masalah sosial masyarakat yang ada.
“Melalui ajang penghargaan seperti ini, ini pun menjadi
bentuk komitmen kami bahwa program-program pengembangan masyarakat yang kami
inisiasi bersama para local hero di wilayah terdekat unit operasi diapresiasi
serta menunjukkan bahwa program-program kami memiliki dampak sosial yang
positif sehingga diharapkan kemandirian ekonomi sebagai salah satu indikator
utama terwujud khususnya bagi masyarakat yang berada di sekitar unit operasi
kami,” ujarnya.
Sekilas tentang Program Pemberdayaan Masyarakat Pertamina
Sulawesi di Ajang ISRA 2024
Pada ajang tersebut FT Parepare dengan Program malika
merupakan salah satu program unggulan dengan fokus pengembangan pemanfaatan
limbah peternakan sapi menjadi Energi Baru Terbarukan, yakni biogas. Disisi
lain reaktor biogas ini juga menghasilkan slurry yang dilakukan inovasi dan
dimanfaatkan sebagai pupuk organik di sektor pertanian bacukiki.
Pemanfaatan slurry ini setidaknya telah dirasakan oleh
kelompok wanita tani yang ada di bacukiki, dan pendapatan petani meningkat
rata-rata sebesar 73%. Selain itu program ini juga telah diukur dengan kajian
Social Return On Investment (SROI) dan mendapatkan nilai SROI sebesar 2,759
yang artinya setiap investasi 1 rupiah terhadap program Kecamatan Bacukiki,
Kota Pare-pare, Provinsi Sulawesi Selatan dapat memberikan manfaat kepada
penerima manfaat sebesar 2,759 rupiah.
Unit bisnis Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang
bergerak dibidang aviasi yaitu AFT Hasanuddin dengan Program Bioagraria
Perhutanan Sosial Cindakko merupakan sebuah inovasi dalam rangka meningkatkan
produktivitas masyarakat terhadap pengelolaan Sumber Daya Alam Kawasan Hutan di
Cindakko dengan pendekatan lingkungan.
Bioagraria merupakan metode dalam pengelolaan hutan secara
berkesinambungan dengan fokus utama perbaikan kualitas hutan khususnya pada
lahan pertanian dan perkebunan, dan juga meningkatkan kemandirian ekonomi
masyarakat. Inovasi atas pembuatan pupuk organik dengan starter ODB3 dari
perusahaan dapat meningkatkan kualitas pupuk menjadi lebih bagus dan dapat
memperbaiki kualitas tanah di pertanian cindakko.
Cindakko merupakan kawasan yang memiliki kandungan tanah
tinggi akan sulfida sehingga hal ini berpengaruh terhadap produktivitas
pertanian masyarakat. Dengan adanya inovasi program bioagraria ini dapat
meregenerasi tanah dan memulihkan unsur hara yang ada pada tanah.
Sejalan dengan unit bisnis lainnya, yaitu IT Makassar dengan
Program Sekolah Anak Percaya Diri (SAPD) merupakan wadah dan sarana trauma
healing bagi anak-anak untuk memulihkan kembali mental dan jiwa mereka dari
trauma kasus kekerasan yang pernah dialami.
Kegiatan yang ada pada program ini tidak hanya menyasar
kepada kelompok anak anak saja, akan tetapi juga telah merambah ke
perempuan/ibu-ibu yang juga menjadi korban kekerasan dilingkungan keluarga.
Program ini juga menjadi salah satu program percontohan di makassar yang
memiliki kurikulum pembelajaran anak, dan menghadirkan psikolog dalam
memfasilitasi jalannya kegiatan program yang bertujuan dalam menyelesaikan
permasalahan masyarakat terutama pada Perempuan dan anak.
SAPD ini telah berlangsung selama 5 tahun dengan hasil
tingkat Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap program sebesar 3,5 yang
berarti sangat baik dan diterima oleh masyarakat.
Begitu juga dengan IT Gorontalo dengan Program Kail menyasar
ibu-ibu/istri dari nelayan di kelurahan tenda yang tidak memiliki pekerjaan
tetap/sebagai ibu rumah tangga. Oleh karena itu untuk meningkatakan perekonomian
kelauraga khususnya keluarga nelayan, program kail ini hadir sebagai salah satu
solusi atas permasalahan perekonomian nelayan yang biasanya tidak menentu.
Program ini merupakan program inkubasi bisnis yang bergerak
pada produksi makanan dengan bahan utama olahan ikan. Salah satu inovasi produk
adalah abon ikan yang memiliki kandungan gizi tinggi dan sehat bagi
masyarakat.
Selain itu, unit bisnis lainnya yaitu FT Poso dengan Program
Moengko Nursery House yang merupakan program pertanian organik dengan
memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif. Adanya potensi pasar akan
sayuran organik menjadi salah satu peluang besar yang dimanfaatkan oleh
masyarakat. Adapun pertanian yang dilakukan oleh masyarakat/kelompok KWT citra
Bersatu sudah mendapatkan sertifikat organik terhadap beberapa produknya.
Hal ini juga meningkatkan harga beli sayuran dan juga
menjadi salah satu keunggulan pada program ini. Semakin pesatnya kawasan
pertambangan yang ada di Sulawesi juga menyumbang permintaan pasar yang tinggi
akan produk-produk organik. Tercatat terdapat 600 lubang hidroponik dan 70
bedengan pertanian konvensional yang telah dikelola oleh kelompok KWT Citra
Bersatu.
Terakhir, unit bisnis yang mendapatkan award yaitu IT Bitung
dengan program Kaleb merupakan program komunitas tuli peduli bitung yang
bergerak untuk menyuarakan keadilan bagi teman-teman disabilitas khususnya yang
berada di bitung. Pada program ini perusahaan mencoba untuk memfasilitasi
teman-teman disabilitas tuli bitung untuk dapat mengembangkan kemampuan
wirausahanya. Adapun beberapa intervensi perusahaan adalah membuatkan café
kaleb sekaligus galery kerajinan kelompok, yang harapannya dapat mengasah
hardskill dari teman-teman disabilitas bitung.
“Kami bersyukur atas apresiasi yang diberikan kepada
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, langkah program ini tak lepas juga
dari peran pemerintah setempat yang telah membantu dan menjadi mitra kami dalam
menjalankan kegiatan masyarakat berbasis pemberdayaan ini. Kami juga berterima
kasih kepada seluruh stakeholder dan pihak-pihak eksternal lainnya yang telah
membantu kami sehingga program ini dapat berjalan dengan baik. Kami juga
mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami,” tutup
Fahrougi.