12 Prajurit TNI Korban Jatuhnya Heli MI-17 Berhasil Diidentifikasi
.jpg)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Tim SAR gabungan TNI-Polri dan
masyarakat setempat mengevakuasi korban Heli MI-17 reg 5138 milik TNI AD yang
jatuh pada 28 Juni 2019 lalu Didistrik Oksop Kabupaten Pegunungan Bintang Papua,
Sabtu (15/2/2020) lalu.
Evakuasi tersebut dipimpin oleh Danpos Oksibil Lettu Inf Rahmat
Hidayat beserta 15 orang anggota Satgas Pamtas Yonif Raider 509 Kostrad.
Rahmat mengatakan sebanyak 11 kantong jenazah korban
jatuhnya heli langsung dibawa dari daerah lokasi jatuhnya pesawat di Distrik
Oksop menuju Bandara Oksibil, untuk selanjutnya dibawa ke bandara Sentani
Papua.
Jenazah 12 prajurit hasil identifikasi adalah, Kapten Cpn
Aris Adik (30), Kapten Bambang Saputra (45), Lettu Ahwar Afandi (35), Serka
Suriatna Wijaya Kusuma (32), Praka Dwi Purnomo (30), Pratu Asharul Mashudi (27),
Sertu Dita Ilham (24), Serda Ikrar Satya Nainggolan (26), Pratu Yanurius Loe
(27), Pratu Risno (24), Prada Sujono Kaimuddin (25), dan Prada Tegar Hadi (25).
"Kami mendoakan semoga arwah para korban diterima oleh
Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujar Lettu
Inf Rahmat dilansir CELEBESMEDIA.ID dari laman resmi TNI, Senin (17/2/2020).
Sementara Dansatgas Pamtas Yonif Raider 509 Kostrad Letkol
Inf Wira Muharromah yang ikut di lokasi mengatakan, bahwa Satgasnya terhabung
dalam tim untuk melakukan evakuasi sejak beberapa hari yang lalu.
"Alhamdulillah hari ini telah berhasil dievakuasi, kami
bersyukur dan kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah
membantu mengevakuasi teman-teman kami para korban Helly MI-17," tegasnya.