Bupati Selayar Kirim Bantuan untuk 24 Korban KM Takdir Ilahi

CELEBESMEDIA.ID, Selayar - Mendapat laporan atas tragedi
tenggelamnya KM Takdir Ilahi 02 di Perairan Pulau Bonerate dan seluruh awak
kapal penumpang selamat, Bupati Kepulauan Selayar langsung menindaklanjuti
dengan mengirim paket bantuan.
Bupati Basli Ali menginstruksikan Dinas Sosial untuk segera
melakukan langkah tanggap darurat untuk membantu para awak dan penumpang
selamat.
Kapala Dinas Sosial Selayar, Patta Amir menyebut instruksi
Bupati merupakan salah satu wujud perhatian pemerintah kepada masyarakat yang
tertimpah musibah.
"Pemerintah, kita tentu turut berduka dan prihatin atas
peristiwa yang menimpa warga kita. Kami telah menindaklanjuti untuk memberikan
bantuan yang dibutuhkan," kata Patta Amir, Kamis (7/7/2022).
Sementara itu Kabid Linjamsos Dinsos, Andi Esty Abriany,
mengungkapkan bahwa bantuan untuk korban selamat atas tenggelamnya KM
Takdir Ilahi, awak kapal maupun penumpang sudah diserahkan.
Andi Esty memaparakan, berdasarkan laporan Tagana ada 24
Korban selamat, dengan rincian 6 Awak Kapal dan 18 Penumpang, 2 diantaranya
merupakan warga Kabupaten Takalar.
"Sesusai jumlah korban, 22 paket bantuan pagi tadi
sudah diserahkan ke Pemerintah Kecamatan (7/7) dan saat ini dalam perjalanan
menuju Bonerate, sementara untuk dua Warga Takalar yang termasuk korban
tenggelamnya KM Takdir Ilahi saat ini dalam perjalanan menunju Benteng, Paket
Bantuan akan diterima langsung di sini dan insya Allah akan kami fasilitasi
pemulangannya ke daerah asal," paparnya.
Berharap bantuan pemerintah ini sedikit dapat meringakan
beban para korban, Andi Esty mengimbau warga untuk mempertimbangkan segalanya
sebelum melakukan pelayaran, apalagi cuaca saat ini tidak menentu.
Diketahui KM Takdir Ilahi 02 berlayar dari pelabuhan Maumere
NTT tujuan Pulau Rajuni, Kecamatan Takabonerate, tenggelam di perairan sebelah
barat Pulau Bonerate pada Rabu (6/7/2022) malam.
Seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri dengan
melompat ke laut meninggalkan kapal yang telah penuh dengan air setelah
sebelumnya menabrak karang.