Kasus Omicron Meningkat, Dirjen Tenaga Kesehatan RI: Jangan Panik!
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Memasuki tahun ketiga pandemi Covid-19, penyebaran virus Covid-19 masih terus berlangsung hingga hari ini. Terakhir, penyebaran kasus virus Covid-19 varian Omicron sudah masuk ke Indonesia, termasuk di Sulawesi Selatan.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) temuan kasus Covid-19 varian Omicron mencapai 2.980 kasus per hari ini hingga Rabu (2/2). Temuan varian Omicron bertambah 982 kasus dari data pekan sebelumnya yakni 1.998 kasus.
Meskipun dikabarkan tidak lebih berbahaya dari varian Delta, namun penyebaran virus Covid-19 varian Omicron harus dapat ditekan penyebarannya. Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Republik Indonesia (RI), Arianti Anaya meminta masyarakat untuk tidak panic. Ia juga mengatakan masyarakat harus disadarkan kembali terkait virus Covid-19 varian Omicron ini untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) dan meningkatkan vaksinasi.
“Tentunya kita tahu bahwa omicron sudah masuk ke Indonesia, dan ini harus kita mulai menyadarkan kembali kepada masyarakat untuk terus berjaga-jaga terutama patuh terhadap protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, dan juga vaksinasi harus segera ditingkatkan, kan booster sudah mulai. Tidak perlu panik tetapi kita tetap harus terus waspada, jangan lengah,” jelas Arianti Anaya kepada CELEBESMEDIA.ID pada Kamis, (3/2/2022).
Arianti berharap agar semua pihak terlibat dalam edukasi tentang mematuhi protokol kesehatan, termasuk Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai Pelaksana Teknis (UPT) Kemenkes dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi prokes.
“Saya harap Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenkes Poltekkes bisa ikut membantu pemerintah daerahnya untuk menyadarkan masyarakat terhadap kepatuhan prokes,” harap Arianti.
(Laporan: Fitri Khaerunnisa)