Satpol PP Makassar Pantau Aktivitas Gudang dalam Kota di Kecamatan Tallo
.jpg)
CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Meski batal melakukan penertiban,
namun Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan tetap melakukan pengawasan terhadap
aktivitas pergudangan di kecamatan Tallo, Makassar.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Makassar, Imam
Hud, menegaskan pihaknya akan intens melakukan patroli agar keberadaan gudang
tersebut tidak melanggar peraturan daerah (Perda) serta tidak mengganggu
aktivitas warga sekitar.
Imam menegaskan, pihaknya menarik mundur personelnya saat
penertiban gudang Kamis (17/10/2019) siang
kemarin, untuk menghindari gerakan - gerakan tambahan yang dapat mengganggu
keamanan dan ketertiban kota Makassar.
“Kami fokus menjaga keamanan kota agar tetap kondusif menjelang
pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih 20 Oktober 2019,” ujar Imam Hud
saat ditemui CELEBESMEDIA.ID, Kamis (17/10/2019).
Sementara itu, terkait dengan jadwal penertiban ulang, Imam menunggu
koordinasi dari Dinas Perdagangan (Disdag) kota Makassar, sebagai OPD yang
menangani pengawasan aktivitas pergudangan.
Meski belum ada jadwal pasti penertiban ulang, namun Imam memprediksi
akan dilakukan secepatnya pasca pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih.
Sebelumnya, penjabat (Pj) Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb,
mengaku tidak mengambil langkah refresif atas aksi ratusan tenaga kerja dan
pengusaha ekspedisi di kecamatan Tallo, yang menolak untuk penertiban gudang
mereka.
Iqbal khawatir, jika Pemkot memaksa menertibkan gudang dalam
kota, maka akan menimbulkan gesekan horizontal antara petugas dan tenaga kerja
ataupun pemilik gudang, yang dapat menghambat jalannya pelantikan Presiden dan
Wakil Presiden terpilih.
Meski demikian, Iqbal memastikan penertiban gudang dalam
kota akan kembali dilakukan usai pelantikan presiden dan wakil presiden
terpilih 20 Oktober nanti.