Posisi Hilal di Makassar 0,21 Derajat, Belum Penuhi Kriteria MABIMS

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Ketua Bidang Hisab Rukyat Sulawesi Selatan (Sulsel), Abbas Padli menegaskan posisi hilal di Makassar hanya 0,21 derajat berdasarkan data BMKG dan 0,4 derajat dari data Badan Hisan Rukyat Sulawesi Selatan.
Posisi ini berdasarkan pemantauan di rooftop Mal GTC, Ahad (10/3/2024).
Ketinggian hilal di Makassar tersebut belum memenuhi kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia dan Singapura).
Jika merujuk kriteria MABIMS, penentuan 1 Ramadan minimal berada di posisi 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat.
Abbas pun menegaskan melihat hasil pantauan tersebut, 1 Ramadan berpotensi jatuh pada Selasa 12 Maret 2023.
"Hasil perhitungan yang kami dapatkan, 1 Ramadan 1445 Hijriah, jatuh pada tanggal 12 Maret 2024, " Jelas Ketua Bidang Hisab Rukyat Badan Hisab Rukyat Sulawesi Selatan, Abbas Padli.
Hal senada juga ditegaskan Plt Kepala kantor wilayah kementerian agama Sulawesi Selatan, H Ali Yafid. Ia menegaskan ketinggian hilal di Makassar belum masuk dalam kriteria MABIMS.
"Kalau dari kriteria MABIMS itu penentuan hilal 1 ramadan itu minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat, " Jelas Plt Kepala kantor wilayah kementerian agama Sulawesi Selatan, H Ali Yafid.
Saat ini seluruh rangkaian pemantauan hilal di Kota Makassar telah selesai, dan seluruh hasil kata H Ali Yafid akan diserahkan kepada Kementerian Agama Republik Indonesia untuk dijadikan referensi dalam melakukan penetapan 1 ramadan 1445 Hijriah.
"Sudah selesai, nanti hasil pantauan akan diserahkan ke Kementerian Agama Republik Indonesia, " Tuturnya.
Hasil pemantauan hilal di kepulauan Selayar, Kecamatan Bontoharu, juga sama dengan di Makassar.
Laporan : Riski