Tidur di Tepi Jalan, Korban Kebakaran Maccini Butuh Tenda

Korban kebakaran Jalan Maccini Pasar Malam - (foto by Ardi Jaho)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar – Sebanyak 27 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban kebakaran di Jalan Maccini Pasar Malam Lr 4, Kelurahan Maccini Parang, Kecamatan Makassar butuh bantuan. Kebakaran yang terjadi Minggu malam (5/6/2022) mengakibatkan 7 rumah hangus terbakar dan 7 lainnya terdampak. Sebagian korban pun harus tidur di tepi jalan, pasalnya mereka belum mendapatkan bantuan dan tidak memiliki tempat mengungsi. 

Ruslan, salah satu korban kebakaran yang terpaksa tidur di tepi Jalan Urip Sumoharjo karena tidak memiliki kerabat dekat untuk mengungsi.

“Sebagian orang mengungsi di rumah kerabatnya, tapi saya dan istri dengan 3 orang anakku tidur di pinggir jalan karena tidak memiliki keluarga dekat di sini. Apalagi sampai sekarang (Senin pagi) belum ada bantuan yang sampai,” jelasnya kepada CELEBESMEDIA, Senin (6/6/2022).

Ruslan lalu menceritakan saat kejadian ia baru saja melakukan hajatan aqiqah anak ketiganya yang baru berusia 1 bulan, tiba – tiba api merambat ke rumahnya dengan cepat. Ia tidak sempat menyelamtkan barang-barang dan uang tunai yang ia simpan di dalam rumahnya.

“Sumber api itu diduga akibat korsleting listrik di rumah tetangga saya Pak Robi, lalu apinya menyebar ke rumah saya. Karena saya punya bayi, saya hanya fokus selamatkan 3 anak saya, istri saya. 9 Motor saya hangus terbakar. Emas dan uang 250 juta rupiah juga tidak sempat diselamatkan. Habis semua,” ucapnya.

Ruslan berharap bantuan  segera tiba agar malam nanti ia dan korban lainnya yang tidka memiliki tempat mengungsi dapat tidur di tempat yang lebih layak.

“Kasian karena kami punya bayi, ada juga keluarga lain yang punya bayi. Semoga ada bantuan seperti tenda dan peralatan tidur misalnya bantal, selimut. Dapur umum juga belum ada,” katanya.

Sementara itu Ketua RT 10 RW 4, Kecamatan Makasar Kelurahan Maccini, Latifa membenarkan hingga senin pagi pukul 10.30 Wita belum tersedia dapur umum. Pemerintah setempat tengah mengusahakan agar korban dapat segera tersentuh bantuan.

“Ada 14 rumah yang terbakar, tujuh rusak berat, tujuh lainnya terdampak. Sedangkankorban ada 27 Kepala Keluarga, 94 jiwa, balita 4 orang, bayi 2 orang dan ada juga lansia 3 orang,” ucapnya.

“Saat ini sedang diusahkan pemberian bantuan, jika ad abantuan yang masuk segera disalurkan ke korban kebakaran,” lanjutnya.

Latifa juga menjelaskan diutamakan bantuan berupa bahan makanan dan tenda.

“untuk saat ini kebutuhan yang urgent dapur umum, bahan makanan, susu karena ada balita dan bayi, pakaian dan tenda,” tutupnya.

(Laporan: Ardi Jaho)