Bertabur Hadiah, 3 Paket Haji dan 2 Umroh Doorprize Utama HUT ke-52 Bosowa

Salah seorang karyawan Bosowa Corporindo, Dwi Yeni Lestari (tengah) yang memenangkan tiket ibadah haji dirangkul Ketua Yayasan Aksa Mahmud, Melinda Aksa - (foto by Riski)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Bosowa Corporindo mengapresiasi kinerja karyawanya dengan membagikan doorprize menarik dengan nilai fantastis dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-52.

Doorprize tersebut diberikan lewat gelaran acara Family Gathering yang digelar di Pantai Indah Bosowa (PIB), Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, Minggu (23/2/2025).

Doorprize tersebut mulai dari alat masak, mesin cuci, dispenser hingga hadiah utama yakni tiket ibadah umroh dan haji dibagikan kepada karyawan Bosowa yang beruntung. 

Pemenang Hadiah 2 Paket Ibadah Umroh

Dua tiket umroh berhasil didapatkan oleh karyawan Yayasan Aksa Mahmud, Kamaruddin (56) dan karyawan Bosowa Corporindo, Dedi Hasyim (47). Masing-masing dari mereka mendapatkan  2 tiket ibadah umroh.

Raut haru terukir jelas di wajah mereka yang sangat bersyukur dan tak menyangka mendapatkan tiket umroh.

Kamaruddin, pria kelahiran 28 Februari 1968  telah mengabdikan diri di Bosowa Corporindo sejak tahun 2013, terhitung sudah 12 tahun mengabdi. 

Ia mengaku bersyukur bisa bergabung di Bosowa meski hanya sebagai cleaning service di Yayasan Aksa Mahmud. Tapi dengan penghasilannya selama bekerja di Yayasan Aksa Mahmud, ia mampu menyekolahkan 4 anak-anaknya hingga mencapai gelar sarjana. 

"Alhamdulillah bersyukur bisa bergabung di Bosowa, saya di Yayasan Aksa Mahmud sebagai Cleaning Service atau OB, bersyukur sekali 12 tahun bisa di Bosowa, karena anak-anak saya bisa saya sekolahkan sampai sarjana," ujar Kamaruddin 

"Dan hari ini alhamdulillah juga bersyukur pada Allah, karena kembali diberi rejeki untuk berangkat umroh, saya ajak istri saya," sambungnya. 

Selain Kamaruddin, Dedi Hasyim dari Bosowa Corporindo juga turut diselimuti kebahagiaan usai namanya disebut sebagai pemenang tiket umroh. 

Dedi merupakan karyawan Bosowa yang telah mengabdikan diri sejak usianya masih 22 tahun, tepat pada tahun 2000 dirinya bergabung dan bertahan hingga kini. Dirinya pun tak pernah menyangka bisa mendapatkan doorprize utama ini. 

" Sangat senang sekali, tidak ada firasat sama sekali, cuman tadi pas di saoraja, saya kaget tiba-tiba nama saya dipanggil, dan saya tidak tau hadiahnya, saya hanya berlari dari Saoraja ke panggung karena dipanggil, tiba tiba diatas panggung ternyata hadiahnya umroh," tutur Dedi. 

Pemenang Hadiah 3 Paket Ibadah Haji

Selain tiket umroh, Bosowa Corporindo juga memberikan 3 tiket ibadah haji untuk karyawan yang beruntung. 

Nurmi Nonci, Akbar dan Dwi Yeni Lestari menjadi 3 pemenang tiket haji tersebut.

Nurmi Nonci merupakan guru besar di Universitas Bosowa yang telah mengabdikan diri selama 33 tahun, sementara Akbar merupakan karyawan di Bosowa School Makassar. 

Sementara Dwi Yeni Lestari merupakan karyawan Yayasan Aksa Mahmud.

Raut wajah ketiga pemenang saat mendengar namanya disebut begitu sumringah. Mereka berlari menuju panggung dengan penuh energi menjemput hadiah yang tak pernah disangka-sangka. 

Bahkan sosok Dwi Yeni Lestari, sempat terdiam sejenak kala namanya disebutkan di atas panggung. Ia terkejut dan langsung dibanjiri air mata haru sembari memeluk erat keluarganya yang juga hadir di acara tersebut. 

Hadiah tiket umroh dan Haji tersebut langsung diberikan oleh Founder Bosowa Corporindo, Aksa Mahmud didampingi dengan jajaran keluarga yaitu CEO Bosowa Corporindo, Subhan Aksa, Ketua Yayasan Aksa Mahmud, Melinda Aksa, dan keluarga lainnya.

Hadiah Uang Tunai Rp20 Juta

Bosowa Corporindo juga memberikan hadiah berupa uang tunai masing-masing Rp20 juta bagi 2 orang karyawan dengan masa mengabdi lebih dari 20 tahun.

Founder Bosowa HM Aksa Mahmud memberikan hadiah tersebut berupa uang tunai kepada Abdul Haris dari PT. Tuju Wali-wali yang telah mengabdi di Bosowa Corporindo selama 33 tahun. Karywan lainnya yang berhak mendapatkan uanh tunai Rp20 juta yakni M Sain dari unit bisnis PT Bosowa Isuma yang sudah mengabdi 30 tahun.

Laporan: Riski