Jangan Panik, Apoteker Sebut Tidak Semua Obat Sirup Berbahaya

Ilustrasi - (foto by pixabay)


CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Kasus meninggalnya 70 anak di Gambia Afrika akibat etilen glikol yang terkandung dalam obat sirup yang mereka konsumsi tengah ramai dibicarakan. 

Bahkan Kementerian Kesehatan RI telah mengeluarkan kenijakan untuk menghentikan sementara penggunaan obat sirup.

Lalu benarkah semua obat sirup anak berbahaya? Sitti Suleha, S.Si, Apt, Apoteker di RS Ibu dan Anak Ananda Makassar menjelaskan jika tidak semua obat sirup anak mengandung Ethylene Glycol atau etilen glikol.

"Tidak semua, Sebanarnya khususnya di Indoensia belum ditemukan adanya kandungan etilen glikol. Umumnya di Indonesia obat sirup anak menggunakan  propilen glikol," jelasnya kepada CELEBESMEDIA.ID, Jumat (21/10/2022). 

Meski demikian, ia menegaskan pemerintah sengaja mengeluarkan kebijakan menghentikan sementara penggunaan obat sirup untuk anak di Indonesia bukan karena semua obat sirup berbahaya melainkan untuk melacak  peredaran obat yang mengandung etilen glikol yang tercemar.

"Dinkes Makassar juga sudah mengeluarkan edarannya, sambil BPOM mengusut kemana saja obat-obat yang mengandung etilen glikol ini yg beredar," lanjutnya.

Sitti Suleha juga meluruskan anggapan beberapa orang terkait kasus kematian 70 anak di Gambia Afrika akibat obat sirup yang diproduksi di India. Ia menjelaskan etilen glikol yang terkandung dalam obat sirup tersebut telah tercemari sehingga berbahaya bagi tubuh anak.

"Sebenarnya bukan etilen glikolnya, cuma yang terjadi pada beberapa kasus etilen glikol yg mereka gunakan mengandung cemaran. Ada zat asing yang tidak dibutuhkan tercampur secara tidak sengaja. Zat asing inilah yg merusak ginjal anak," jelasnya.

Etilen glikol, kata Suleha memang dibutuhkan dalam pembuatan obat sirup anak untuk melarutkan, tetapi harus dalam batasan kadar dan perlu dipastikan tidak ada cemaran 

"Khususnya paracetamol sifatnya tidak larut dalam air. Jadi pembuatan obat yang berupa cairan itu susah. Makanya dipilih jenis-jenis pelarut yang bisa melarutkan paeacetamol begitu juga obat-obat yang lain," tutur Suleha.

"Maka dipilih etilen glikol atau bisa juga propilen glikol untuk melarutkan zat utama obat itu. Tetapi di Indoensia rata-rata menggunakan  propil etilen glikol," lanjutnya.

Etilen glikol adalah sekelompok senyawa yang disebut glikol, merupakan bahan refrigeran yang populer karena sifat perpindahan panasnya yang sangat baik.

Selain digunakan sebagai, etilen juga digunakan untuk berbagai produk konsumen, contohnya sebagai antibeku, cairan rem hidrolik, beberapa bantalan tinta stempel, pulpen, pelarut, cat, plastik, dan kosmetik. 

Sedangkan juga disebut 1,2-propanediol. Propilen glikol menyerupai etilen glikol dalam sifat fisiknya.

Tapi, tidak seperti etilen glikol, propilen glikol tidak beracun dan digunakan secara luas dalam makanan, kosmetik, pelarut obat, pengawet, dan zat penahan kelembaban. Propilen glikol diproduksi dalam jumlah besar dari propilen oksida, yang diperoleh dari propilena.