Resmikan Masjid Kubah 99, Gubernur Sulsel : Jangan Masukkan Unsur Politik

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meresmikan Masjid Kubah 99 Asmaul Husna Kota Makassar, Minggu Pagi (20/08/2023).
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Sulsel di pelataran Masjid Kubah 99 Asmaul Husna.
Dalam sambutannya Andi Sudirman Sulaiman mengimbau masyarakat untuk tidak memasukkan unsur politik di kawasan Masjid Kubah 99 Asmaul Husna. Sebab menurutnya masjid merupakan tempat ibadah yang harus bersih dari unsur politik.
"Di sini tidak bisa afiliasi-afiliasi dan indikasi politik, tidak boleh dimasukkan disini, apalagi ini tahun politik, masjid ini untuk tempat ibadah, untuk memperdalam Al-Qur'an, hadits, termasuk fiqih, dan ilmu agama, bukan untuk politik. Bahkan Para pengurus masjid pun kalau bisa minimal 5 kali sholat disini dalam sehari," tegas Andi Sudirman Sulaiman.
Ia juga mengungkapkan pembangunan Masjid Kubah 99 sudah rampung, sehingga tepat pada hari ini.
"Diresmikan karena Alhamdulillah sudah selesai dan kubahnya sudah 99, kalau kemarin kan masih banyak yang belum sempurna, tapi kita sudah selesaikan semua, adapun untuk pendanaan, kita kemarin kurang lebih dengan pelataran-pelatarannya sekitar Rp100 miliar," jelas ASS saat diwawancarai awak media di pelataran Masjid Kubah 99 Asmaul Husna.
Sementara Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Andi Darmawan Bintang menjelaskan Masjid Kubah 99 Asmaul Husna dapat menampung belasan ribu jemaah.
"Masjid ini dibangun dengan luas 2 hektare dan
kapasitas 13.075 jama'ah, dengan perincian 3.880 jama'ah laki-laki di ruang sholat, 1.005 jemaah di mezzanine, serta pelataran suci yang mampu menampung 8.190 jemaah," jelas Andi Darmawan Bintang.
Masjid ikon Sulsel ini ditopang 40 pancang berukuran 50 Cm dengan rata-rata kedalaman 10 meter yang dibangun di atas lahan yang 30 persen merupakan tanah tumbuh, dan 70 persen merupakan laut dengan rata-rata kedalaman 1-3 meter.
Masjid unik ini mempunyai 42 toilet wanita dan pria dengan 142 titik kran wudhu. Terkait area parkir memiliki kapasitas sekitar 230 mobil, dengan rincian 75 mobil di parkiran basemen, dan selebihnya di sekitar masjid.
Masjid yang didesain langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ini, telah didesain sejak tahun 2016, dan mulai dibangun secara fisik pada Juni 2017 pada era Gubernur Syahrul Yasin Limpo.
Namun, di tahun 2019 dan 2020, pembangunan mulai tersendat di era Gubernur Nurdin Abdullah karena tak ada anggaran khusus dari APBD yang dialokasikan untuk Masjid 99 Kubah. Listrik saat itu juga sempat terputus ditahun 2019 akibat menunggak.
Sehingga pada akhirnya, pembangunan dapat dilanjutkan di era Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, dan dirampungkan di tahun 2023, hingga akhirnya diresmikan hari ini 20 Agustus 2023.
Laporan : Riski