Rohana Kudus, Jurnalis Perempuan Pertama di Indonesia, Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional

CELEBESMEDIA.ID, Jakarta – Presiden RI melalui Kementerian
Sosial Republik Indonesia menetapkan Rohana Kudus atau Ruhana Kuddus sebagai
Pahlawan Nasional tahun 2019. Rohana Kudus merupakan jurnalis perempuan asal
Sumatera Barat.
Penetapan wanita asal Koto Gadang, Kabupaten Agam, Sumatera
Barat, itu sebagai pahlawan Nasional berdasarkan putuskan pertemuan antara
Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan, dengan Presiden Joko Widodo, Rabu
(6/11/2019) lalu.
Sebelumnya, nama Rohana Kudus dimasukkan sebagai calon Pahlawan
yang tertuang dalam Surat Menteri Sosial Rl nomor: 23/MS/A/09/2019 tanggal 9
September 2019 perihal usulan calon Pahlawan Nasional tahun 2019.
"Usulan itu mendapatkan persetujuan untuk dianugerahi
Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2019, atas nama Almarhumah Ruhana Kuddus,"
kata Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial, Pepen Nazaruddin melalui keterangan
tertulis, Kamis (7/11/2019), seperti dilansir dari tempo.co.id.
Penobatan gelar itu akan dilakukan dalam acara
Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional di Istana Negara hari ini, Jumat
(8/11/2019). Kemensos turut mengundang Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno,
dan juga sejumlah ahli waris dari Ruhana Kuddus.
Sebenarnya, nama Rohana sudah diusulkan menjadi pahlawan
nasional pada tahun 2018 lalu, namun baru tahun 2019 ini diterima untuk diangkat
menjadi pahlawan nasional.
Rohana lahir di Koto Gadang, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten
Agam, Sumatera Barat, pada 20 Desember 1884. Ia wafat pada 17 Agustus 1972.
Dilansir dari Kompas.com, kiprah Rohana di dunia jurnalistik
dimulai dari surat kabar Poetri Hindia pada 1908 di Batavia. Ketika Poetri
Hindia dibredel Belanda, Ruhana mendirikan Surat Kabar Sunting Melayu yang
dianggap sebagai koran perempuan pertama di Indonesia pada tahun 1911.
Selain sebagai jurnalis, Rohana juga aktif dalam pergerakan
melawan Belanda. Ruhana ikut terlibat dalam penyelundupan senjata dari Koto
Gadang ke Bukittinggi melalui Ngarai Sianok dengan cara menyembunyikannya dalam
sayuran dan buah-buahan yang kemudian dibawa ke Payakumbuh dengan kereta api.
Rohana menambah daftar gelar pahlawan dalam silsilah
keluarganya. Pasalnya, beberapa saudara Rohana terlebih dahulu ditetapkan Pahlawan
Nasional.
Saudaranya, Sutan Syahril, yang sudah terlebih dahulu
diangkat menjadi pahlawan nasional. Kemudian saudara sepupunya, H Agus Salim, juga
pahlawan nasional.
Kemudian, Rohana juga merupakan tante dari penyair terkenal,
Chairil Anwar.(*)