Gas LPG Nonsubsidi Naik, Ini Rincian Harganya di Sulsel

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Senior Supervisor Communication & Relation Pertamina Regional Sulawesi, Taufiq Kurniawan membenarkan jika terjadi kenaikan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG).
Namun, Taufiq Kurniawan menjelaskan kenaikan harga tersebut hanya berlaku untuk yang LPG nonsubsidi atau Bright Gas 5,5 kilogram dan 12 kilogram. Kenaikan harga ini mulai berlaku Senin (28/2/2022).
"Sedangkan untuk LPG 3 kilogram itu harga tetap menyesuaikan dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah daerah masing-masing," kata Taufiq Kurniawan kepada CELEBESMEDIA.ID.
Dia mengatakan kenaikannya variatif. Di Sulawesi Selatan harga Bright Gas 5,5 kilogram saat ini Rp91.000 dan Bright Gas 12 kilogram Rp189.000
Kenaikan harga ini, kata Taufiq sejak tanggal 27 Februari 2022 yang disebabkan oleh kondisi global minyak dan gas di dunia yang secara pasar global mengalami kenaikan 27%.
Lebih lanjut dia menuturkan, konsumsi di Sulawesi Selatan itu hanya sekitar 10% untuk Bright Gas 5,5 kilogram dan 12 kilogram sedangkan untuk LPG 3 kilogram masih mendominasi sekitar 90%.
"Jadi harapannya kenaikan ini tidak mengganggu stabilitas harga karena LPG 3 kilogram tidak ada kenaikan," tuturnya.
Ia menjelaskan harga LPG ini bisa saja turun menyesuaikan dengan kondisi harga pasar LPG di dunia
"Disesuaikan dengan yang ada, itu terkait gas maupun minyak bumi di dunia," bebernya
Terkait kenaikan harga ini, konsumen diminta adaptif karena harga nonsubsidi baik BBM maupun LPG itu fluktuatif atau naik turun berdasarkan kondisi pasar dunia.
"Karena kita juga ada aturan global di mana kita membeli bahan minyak dan gas itu harus dari harga pasar di dunia berapa seperti itu," tutupnya.
(Laporan: Darsil Yahya)