Indonesia Kirim Bantuan ke Myanmar, Menlu Pastikan Aman

Petugas mengangkat bantuan yang akan dikirim ke Myanmar di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta - (foto by Antara)

CELEBESMEDIA.ID, Makassar -  Menteri Luar Negeri RI (Menlu), Sugiono menegaskan distribusi bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Indonesia ke Myanmar berjalan lancar.

Pernyataan ini ditegaskannya merespon teror serangan militer Myanmar  yang menembaki konvoi Palang Merah China yang membawa bantuan ke daerah yang dilanda gempa, pada Selasa (1/4) malam.

"Kita berkoordinasi dengan sangat baik dengan seluruh Menteri Luar Negeri ASEAN. Jadi, hambatan komunikasi tidak, karena kita sama-sama ASEAN dan kita menyampaikan bahwa mereka membutuhkan pertolongan dan bantuan," katanya usai memimpin apel pelepasan bantuan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebagaimana yang dikutip dari Antara, Kamis (3/4).

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNPB, Suharyanto mengabarkan bahwa Pemerintah Myanmar akan menutup akses bantuan luar negeri secara menyeluruh mulai Jumat (5/4).

Meski demikian, kara Suharyanto, Indonesia memastikan bahwa bantuan kemanusiaan yang dikirim tetap dapat masuk ke Myanmar sebelum batas waktu yang ditetapkan.

"Benar bahwa Myanmar akan menutup bantuan dari luar negeri secara maksimal besok, Jumat. Sampai sekarang kita berangkat, sore ini sudah sampai di sana. Namun, untuk bantuan logistik, karena membutuhkan waktu untuk proses pengiriman dan penempatan di pesawat, baru tiba besok, tetapi pemerintah Myanmar telah mengizinkannya," ujar Suharyanto.

Ia menjelaskan bahwa yang akan dihentikan sepenuhnya oleh Myanmar mulai Jumat adalah kunjungan delegasi dari negara mana pun. Namun, bantuan kemanusiaan yang telah dikirim sebelum tenggat waktu tetap diperbolehkan masuk.

Situasi di Myanmar semakin mencekam setelah gempa bumi magnitudo 7,7 yang terjadi pada 28 Maret lalu. Selain menghadapi bencana alam, kondisi keamanan di negara tersebut juga tidak stabil akibat konflik antara militer Myanmar dan kelompok bersenjata etnis.

Pada Selasa (1/4) malam, konvoi Palang Merah China yang membawa bantuan ke daerah terdampak gempa, menjadi sasaran tembakan militer Myanmar.

Sumber : Antara